Tasming Hamid Ajak Anak Muda Parepare Berani Berwirausaha dan Manfaatkan Dukungan Pemerintah



INFOPAREPARE.COM - Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Parepare untuk terus mendukung serta membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda agar terlibat aktif dalam pengembangan UMKM dan kewirausahaan.


Penegasan tersebut disampaikan Tasming Hamid saat membuka kegiatan UC Makassar Kampus Expo yang mengusung tema “Fokus On Your Future”, Selasa (13/1/2026).


"Pemerintah kota tentu mensupport penuh para pemuda kita dan entrepreneur muda yang siap mengambil peran dalam pengembangan ekonomi daerah," ujar Tasming Hamid.


Mantan anggota DPRD dua periode itu menjelaskan, dukungan pemerintah tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui pendampingan usaha, pelatihan kewirausahaan, hingga promosi produk UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


"Jangan ragu untuk berkolaborasi dan berkomunikasi dengan pemerintah daerah. Kami berkomitmen terhadap pengembangan ekonomi daerah karena ini merupakan salah satu program prioritas," ungkapnya.


Menurut Tasming Hamid, tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, “Scale Up Potensi Entrepreneur Parepare”, bukan sekadar bahan diskusi, melainkan tantangan sekaligus peluang besar bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berperan nyata dalam pembangunan ekonomi daerah.


"Parepare hari ini membutuhkan lebih banyak entrepreneur muda yang berani memulai, berani gagal, dan berani bangkit. Kita memiliki modal besar berupa semangat muda, kreativitas, serta kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan perubahan zaman," jelasnya.


Ayah tiga anak itu juga menegaskan bahwa berwirausaha tidak harus menunggu lulus kuliah, tidak harus menunggu modal besar, dan tidak pula menunggu segala sesuatu sempurna.


"Banyak UMKM Parepare yang berkembang justru lahir dari keberanian memulai usaha kecil, dari ide sederhana, dan dari kebutuhan di sekitar kita," katanya.


Tasming Hamid menyebut, saat ini sudah banyak mahasiswa dan anak muda Parepare yang terjun ke berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner kreatif, bisnis digital dan jasa online, hingga industri kreatif seperti desain, konten kreator, event organizer, serta usaha berbasis potensi lokal.


"Ini membuktikan bahwa anak muda Parepare mampu bersaing, asalkan terus belajar dan berani mengambil peluang,” tambahnya.


Dalam kesempatan tersebut, Tasming Hamid menitipkan tiga pesan penting kepada mahasiswa dan entrepreneur muda Parepare. Pertama, membangun mindset wirausaha sejak dini dan tidak takut gagal, karena kegagalan merupakan bagian dari proses belajar.


"Yang terpenting adalah keberanian untuk mencoba, mengevaluasi, dan memperbaiki. Entrepreneur sejati adalah mereka yang terus belajar dari pengalaman," tegasnya.


Kedua, ia mendorong generasi muda untuk memanfaatkan ilmu dan jejaring kampus. Menurutnya, perguruan tinggi bukan hanya tempat kuliah, tetapi juga ruang untuk membangun ide, inovasi, dan jaringan usaha.


"Gunakan dosen, inkubator bisnis, kegiatan expo, dan organisasi mahasiswa sebagai tempat latihan sebelum terjun lebih jauh ke dunia usaha,” pesannya.


Ketiga, Tasming Hamid meminta mahasiswa dan entrepreneur muda memanfaatkan berbagai dukungan serta program pemerintah yang tersedia untuk pengembangan UMKM.


Mantan wakil ketua DPRD Parepare itu juga mengajak para entrepreneur muda Parepare untuk tidak hanya berpikir lokal, tetapi mulai berani berpikir lebih besar dengan memanfaatkan teknologi digital, memperkuat branding produk, serta menjaga kualitas agar mampu bersaing secara luas.


"Pemerintah Kota Parepare berkomitmen menciptakan ekosistem yang ramah bagi wirausaha muda. Kami meyakini masa depan ekonomi Parepare ada di tangan generasi mudanya," ujarnya.


Di akhir sambutannya, Tasming Hamid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada STIE Ciputra Makassar dan HIPMI Parepare atas kolaborasi yang terus terjalin.


"Semoga melalui kegiatan ini lahir entrepreneur muda Parepare yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, yang kelak menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Mari kita bangun Parepare sebagai kota yang memberi ruang bagi mimpi, ide, dan karya anak muda melalui kolaborasi, inovasi, dan semangat kebersamaan menuju kota terbaik, sejahtera, dan maju," tandasnya. 

Surabaya Tunjukkan Jalan, Parepare Siap Bertindak Lebih Cepat dan Akurat


INFOPAREPARE.COM — Wali Kota Parepare memimpin langsung rombongan Pemerintah Kota Parepare melakukan studi tiru ke Pemerintah Kota Surabaya, Selasa (25/11/2025). Kunjungan ini fokus pada pendalaman implementasi bantuan pendidikan jenjang SMA/SMK serta sistem pendataan masyarakat melalui Kader Surabaya Hebat (KSH) yang telah berjalan efektif di Kota Pahlawan tersebut.


Dalam rombongan tersebut turut mendampingi Sekretaris Daerah Kota Parepare, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, pejabat dari unsur perencanaan keuangan, serta staf Bagian Hukum. Kunjungan lintas perangkat daerah ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Pemkot Parepare dalam menyiapkan replikasi kebijakan berbasis data yang lebih kuat.


Belajar Kebijakan Bantuan Pendidikan Surabaya


Dalam pertemuan bersama jajaran Pemkot Surabaya, dipaparkan bahwa bantuan pendidikan bagi siswa SMA/SMK — meski menjadi kewenangan Provinsi Jawa Timur — tetap diintervensi oleh Pemerintah Kota Surabaya. Bantuan itu berupa biaya pendidikan sebesar Rp200 ribu per bulan serta bantuan seragam sekolah bagi siswa yang memenuhi kriteria.


Menariknya, seluruh penyaluran dilakukan langsung ke sekolah guna memastikan ketepatan sasaran dan mencegah penyalahgunaan. Program ini dikawal melalui Peraturan Wali Kota dan pendampingan Jaksa Pengacara Negara (JPN) sehingga pelaksanaannya aman dari risiko hukum dan audit.


Wali Kota Parepare menyebut mekanisme ini sebagai rujukan penting bagi penguatan kebijakan pendidikan di daerahnya.


Konsep KSH Diadopsi untuk Tim Terpadu Parepare


Pemkot Parepare juga meninjau langsung sistem pendataan dan intervensi sosial yang dilakukan Kader Surabaya Hebat. Saat ini terdapat sekitar 29–30 ribu kader yang bertugas memantau ±20 rumah per orang melalui aplikasi Sayang Warga.


Para kader ini melakukan pemutakhiran data berkelanjutan sekaligus menjadi garda terdepan penanganan berbagai isu sosial seperti kemiskinan, stunting hingga pengangguran.


Wali Kota Parepare menilai sistem tersebut sangat relevan dengan rencana pembentukan Tim Terpadu di Parepare.


“Sistem Surabaya menunjukkan betapa pentingnya pendataan lapangan yang kuat. Konsep Kader Surabaya Hebat sangat relevan dengan rencana Tim Terpadu di Parepare untuk mempercepat intervensi sosial dan meningkatkan akurasi data,” ujarnya.


Ada Lima Rencana Tindak Lanjut


Usai kunjungan ini, Pemkot Parepare merumuskan beberapa langkah konkret, antara lain:

Menyusun Perwali terkait bantuan seragam dan biaya pendidikan SMA/SMK.

Menegaskan mekanisme bantuan melalui sekolah.

Menyusun kelembagaan dan SOP Tim Terpadu ala KSH.

Memperkuat integrasi Satu Data Parepare.

Melanjutkan kolaborasi teknis serta konsultasi hukum dengan Pemkot Surabaya.


Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Publik


Kunjungan studi tiru ini disebut menjadi momentum strategis bagi Pemkot Parepare untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan pendidikan dan penanganan persoalan sosial di masyarakat.


“Belajar dari Surabaya, kami ingin memastikan program kami tepat sasaran, akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegas Wali Kota Parepare.


Dengan langkah ini, Pemkot Parepare berharap dapat menghadirkan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.*

Parepare Catat Prestasi Nasional di Bidang Perlindungan Konsumen



INFOPAREPARE.COM -- Pemerintah Kota Parepare kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Setelah menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga atau BKKBN, Parepare kembali masuk daftar penerima Penghargaan Perlindungan Konsumen Tahun 2025 dari Kementerian Perdagangan.


Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga menetapkan Parepare sebagai salah satu daerah penerima penghargaan Pasar Tertib Ukur tahun ini melalui surat bernomor HM.05/2846/PKTN/UND/11/2025 tertanggal 25 November 2025. Tiga pasar yang ditetapkan sebagai Pasar Tertib Ukur adalah Pasar Sumpang Minangae, Pasar Labukkang, dan Pasar Senggol.


Penetapan ini memperkuat upaya pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam melindungi konsumen. Dinas Perdagangan Parepare memegang peran utama dalam memastikan alat ukur di pasar memenuhi standar. Pemerintah daerah mendorong kepastian kebenaran hasil pengukuran melalui pemenuhan seluruh syarat Pasar Tertib Ukur.


Wali Kota Parepare Tasming Hamid, menegaskan komitmen Pemkot Parepare untuk menjaga ketertiban niaga demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.


“Kami memastikan transaksi di pasar berjalan jujur dan transparan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pengawasan di Parepare sudah berada pada jalur yang benar,” kata Tasming.


Tasming menyebut capaian layanan tera ulang alat ukur yang mencapai 97 persen sebagai hasil dari pengawasan intensif dan edukasi kepada pedagang. Ia menilai alat ukur yang akurat akan meningkatkan kepercayaan masyarakat.


“Pedagang dan konsumen harus memahami pentingnya alat ukur yang benar. Ini bukan hanya soal aturan, tetapi soal keadilan dalam setiap transaksi,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan memperluas sosialisasi dan mendorong pasar lain memenuhi standar Pasar Tertib Ukur.


“Kami ingin seluruh pasar di Parepare mengikuti standar yang sama. Perlindungan konsumen akan menjadi prioritas yang kami jaga secara berkelanjutan,” tambah Tasming.


Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya Parepare dalam memberikan kepastian dan perlindungan bagi konsumen serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aktivitas perdagangan di pasar tradisional.(*)

Drainase Tak Memadai, Pemkot Parepare Turun Tangan Tindak Lanjuti Aduan Warga Lapadde


INFOPAREPARE.COM - Pemerintah Kota Parepare bergerak cepat merespons laporan warga terkait genangan air yang terjadi di kawasan Perumahan Palem, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Senin malam, 24 November 2025.

Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, mengatakan bahwa aduan warga telah diteruskan ke Satuan Kerja terkait, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Parepare.

Hasil pengecekan lapangan menunjukkan bahwa persoalan utama terletak pada kondisi drainase yang tidak memadai.

“Dinas terkait telah kami instruksikan untuk segera mengecek lokasi. Berdasarkan pantauan mereka, drainase di kompleks itu cukup kecil dan air tidak terkoneksi dengan saluran badan air atau sungai. Itu penyebab terjadinya banjir di perumahan tersebut,” jelas Hamka, Selasa (25/11/2025).

Sebagai bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat, Pemkot Parepare memastikan akan mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut.

Hamka mengungkapkan bahwa Dinas PUPR telah menghubungi dan mengundang pihak developer Perumahan Palem untuk melakukan pertemuan pada hari ini.

“Kami akan meminta kepada pihak developer untuk menyelesaikan persoalan drainase di Perumahan Palem sebelum diserahkan dan diterima oleh Pemerintah Daerah,” tegasnya.

Alumni STPDN itu menambahkan bahwa Pemerintah Kota Parepare akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjaga sinergitas, membangun komunikasi yang baik, serta memastikan setiap persoalan dapat ditangani secepatnya guna mewujudkan pembangunan kota yang lebih baik.

“Bapak Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, tentu sangat berterima kasih dan mengapresiasi komunitas warga yang selama ini aktif memberikan informasi kepada pemerintah terkait berbagai persoalan di tengah masyarakat,” tandas mantan Kabag Humas Pemkot Parepare itu. (*)

Wali Kota Parepare Tasming Hamid Tinjau Perbaikan Jalan, Minta Dikerjakan Sesuai Standar


INFOPAREPARE.COM - Wali Kota Parepare Tasming Hamid meninjau pekerjaan perbaikan jalan di beberapa titik, masing-masing Jl Lanyer, Jl Cendra Wasi Perumnas, dan Jl Abdul Kadir di Kelurahan Labukkang, Minggu 16 November 2025.

Tasming Hamid hadir bersama Wakil Wali Kota Hermanto. Sekda Parepare Amarun Agung Hamka dan Wakil Ketua DPRD Parepare Suyuti serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Budi Rusdi dan jajarannya menyambut kehadiran rombongan di lokasi pekerjaan.

Tasming meminta agar seluruh pengerjaan berjalan rapi dan sesuai standar. Ia menegaskan bahwa kualitas infrastruktur harus menjadi perhatian agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

“Kita ingin masyarakat menikmati akses jalan yang aman. Saya minta pekerjaan ini dikerjakan secara cermat. Jangan asal selesai. Kita ingin hasil yang berkualitas,” kata Tasming.

Ia juga mengingatkan agar pengawasan di lapangan terus ditingkatkan. “Pastikan setiap tahapan pekerjaan dipantau. Kita ingin hasil yang kuat dan tahan lama,” ujar Tasming.

Kepala Dinas PU Parepare, Budi Rusdi, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR melalui Balai Besar Jalan atas dukungan anggaran Inpres Jalan Daerah tahun 2025. Melalui program ini, ruas Jl Tassiso hingga Jl Lanyer dapat diperbaiki sepanjang 3,2 kilometer dengan nilai anggaran 16 miliar rupiah.

"Pemerintah Kota Parepare berharap dukungan IJD dapat berlanjut pada tahun berikutnya. Masih ada beberapa ruas jalan yang membutuhkan penanganan besar, seperti Ruas Jalan Petta Unga dan Jalan Akses Kawasan Industri Cempae," tutup Budi. (*)

Parepare Alihkan Anggaran ke Infrastruktur Dasar, Termasuk 21 Toilet Sekolah Baru


INFOPAREPARE.com- Pemerintah Kota Parepare melalui Sekretaris Daerah, Amarun Agung Hamka, memberikan klarifikasi terkait polemik pembangunan toilet baru di 21 sekolah tingkat SD dan SMP yang belakangan menjadi sorotan publik karena dinilai memiliki nilai proyek cukup besar.

Dalam penjelasannya, Hamka menegaskan bahwa angka yang tercantum dalam kontrak proyek berkisar Rp160 juta hingga Rp168 juta bukan merupakan nilai pembayaran final kepada rekanan. Nilai tersebut, kata dia, hanyalah batas maksimal anggaran.

“Angka itu adalah nilai batas akhir. Jika dalam proses review oleh PPTK maupun APIP ternyata volume pekerjaan tidak mencapai nilai kontrak, misalnya hanya Rp120 juta maka yang dibayarkan adalah sebesar volume riil yang dikerjakan rekanan,” jelas Hamka, Jumat (15/11/2025).

Hamka menambahkan bahwa selisih anggaran yang tidak terpakai tetap menjadi bagian dari keuangan daerah.

“Setelah perhitungan volume selesai, sisa anggaran tetap berada di kas daerah dan akan menjadi SILPA pada akhir tahun,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hamka memaparkan bahwa pembangunan toilet baru di 21 sekolah ini merupakan hasil efisiensi anggaran Pemerintah Kota Parepare sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. 

Melalui instruksi tersebut, pemerintah daerah diminta mengalihkan kegiatan yang kurang berdampak langsung kepada masyarakat menuju sektor yang manfaatnya lebih nyata, khususnya infrastruktur dasar.

“Pemerintah kota mengalihkan efisiensi dari perjalanan dinas, konsumsi, serta beberapa kegiatan seminar dan tatap muka untuk memperkuat pembangunan infrastruktur yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo, bahwa pemda harus memperhatikan fasilitas pendidikan, termasuk ketersediaan toilet yang layak di sekolah,” terang Hamka.

Mantan Kabag Humas Pemkot Parepare itu juga menekankan bahwa keberadaan toilet bersih dan layak sangat penting dalam mendukung keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dijalankan pemerintah pusat.

“MBG dapat berjalan optimal apabila sekolah memiliki sanitasi yang aman. Toilet yang baik memastikan anak-anak kita terlindungi dari risiko penyakit, sehingga manfaat gizi dari program MBG bisa dirasakan sepenuhnya,” lanjutnya.

Hamka pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kepedulian dan partisipasi dalam mengawasi pembangunan daerah.

“Terima kasih atas perhatian dan pantauan masyarakat. Pengawasan bersama menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program berjalan transparan dan tepat sasaran,” tutupnya.

Dengan begitu, kata Hamka, Pemkot Parepare berharap polemik terkait nilai anggaran pembangunan toilet dapat diluruskan, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mengelola anggaran secara efisien dan akuntabel. 

Di tempat lain, Kepala SD Negeri 3 Parepare, Faisal Hasyim, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas program pembangunan toilet sekolah yang dijalankan Pemerintah Kota Parepare.

Menurutnya, ketersediaan toilet di sekolah sangat penting sebagai bagian dari fasilitas penunjang kenyamanan dan kebersihan siswa.

“Sekarang toilet yang ada belum mencukupi. Dengan 60 murid laki-laki dan 50 perempuan, idealnya kami harus punya enam toilet. Namun, saat ini hanya tersedia dua untuk laki-laki dan dua untuk perempuan. Jadi memang masih butu tambahan,” kata Faisal.

Ia menegaskan, program pembangunan toilet sekolah ini sangat membantu pihak sekolah dalam menyediakan sarana yang layak bagi siswa dan guru.

“SD Negeri 3 Parepare sangat membutuhkan dan menyambut positif pengadaan toilet yang sementara dibangun ini,” tandasnya. (*)

Pemkot Parepare Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Lewat Dua Rakor Nasional Strategis

INFOPAREPARE.com – Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah terkait Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Kementerian Pendidikan, Kamis (13/11/2025).

Rakor nasional bertema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua” itu berlangsung di BSD Grand Boulevard, Tangerang, Banten, Jakarta, dan dihadiri oleh para kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Dr. Abdul Mu’ti, hadir langsung memberikan sambutan sekaligus arahan strategis kepada para kepala daerah. 

Dalam arahannya, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya kolaborasi lintas pemerintah daerah guna mempercepat implementasi program revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran di seluruh jenjang.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan nasional di bidang pendidikan. Ia menilai, peningkatan mutu pendidikan yang inklusif dan berdaya saing menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan di era digital.

“Tentu pemerintah kota Parepare akan terus berkomitmen dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam berbagai bidang,” tegas Tasming Hamid.

Lebih lanjut, Tasming menuturkan bahwa Parepare siap beradaptasi dengan arah kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi, agar setiap peserta didik dapat memperoleh akses belajar yang merata dan modern.

Sementara itu, di waktu bersamaan, Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto Pasennangi, mewakili Wali Kota menghadiri Rapat Koordinasi yang digelar oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang rapat Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan diikuti oleh sejumlah pimpinan daerah se-Sulawesi Selatan.

Wakil Wali Kota Hermanto mengatakan, kehadiran Pemerintah Kota Parepare dalam Rakor ATR/BPN merupakan bentuk dukungan terhadap program strategis nasional di bidang penataan ruang dan pertanahan.

“Partisipasi ini menjadi bagian dari sinergi pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berkelanjutan yang tertata dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” ujar Hermanto.

Melalui keikutsertaan dalam dua agenda strategis nasional tersebut, Pemerintah Kota Parepare menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat sinergi pusat dan daerah, baik di sektor pendidikan maupun tata ruang, demi mewujudkan pembangunan kota yang terbaik sejahtera dan maju. (*)